gravatar

Belajar SEO atau Ujian?

Besok pagi, saya harus menjalani ujian blok tentang organ-organ panca indera. Namun, karena kurang baik dalam mengatur waktu, masih banyak materi yang belum saya pelajari. Setumpuk catatan kuliah masih belum saya baca. Mau tidak mau saya harus lembur untuk belajar buat ujian. Namun, karena saking banyaknya bahan yang harus dibaca, saya malah malas belajar ujian, malah lebih semangat merasakan serunya belajar SEO.

Selain itu, jadwal kuliah FK UGM yang sedikit aneh ini benar-benar mengganggu mood untuk belajar ujian. Jadwal kuliah yang sering kosong dan diganti dengan tiba-tiba, jadwal praktikum yang sering tumpang tindih, dan juga banyak keanehan lainnya. Benar-benar dilema, di saat harus belajar ujian malah kasyikan belajar dan membaca beberapa buku SEO.

Belakangan ini, saya juga terlalu banyak jalan-jalan. Beberapa perubahan yang terjadi memang benar-benar membingungkan dan melelahkan. Dulu, saya tidak terlalu memikirkan apa kata orang. Namun, belakangan ini, saya tidak bisa menolak jika diajak jalan-jalan oleh teman-teman saya. Ternyata banyak faktor yang membuat saya malas belajar. Ya sudah deh, mungkin ini saatnya menikmati serunya belajar seo, bukan malah pusing mikirin kapan harus belajar buat persiapan ujian blok. Semoga saja tetap semangat dalam belajar menjadi blogpreneur sejati!

gravatar

40 Hari Mencari Blogpreneur Sejati

Tidak terasa, kontes SEO Mencari Blogpreneur Sejati yang diadakan belajartraffic.com sudah berjalan 40 hari. Seperti judul salah satu film yang pernah menjadi film terlaris di Indonesia, 30 Hari Mencari Cinta, judul tulisan kali ini adalah 40 Hari Mencari Blogpreneur Sejati. Film yang menggunakan soundtrack beberapa lagu dari Sheila on 7 ini sangat memberi inspirasi untuk terus bersemangat dalam kontes ini.

Izinkan verdika mengevaluasi hari demi hari sejak kontes ini dimulai. Beberapa hari sebelum pita start kontes dipotong, saya membaca tentang adanya rencana kontes SEO ini di forum adsense-id. Sejak itu, ingin rasanya belajar SEO agar bisa menjadi blogpreneur sejati seperti para hero di forum tersebut. Tibalah saat hari H, dimana kontes mencari blogpreneur sejati. Tepat saat itu, verdika mendapat kado istimewa dari someone special cinta sejati. Saat itulah verdika ingin segera bergabung bersama pencari blogpreneur.

Berhubung masih newbie dalam dunia blogpreneur, verdika minta tolong ke penyedia layanan hosting untuk memindahkan blogspot ke subdomain Spekta Kuliner ini. Ternyata perlu waktu sekitar 3 hari untuk bisa mengudarakan blog mencari blogpreneur sejati ini.

Hari demi hari verdika hanya bisa sabar mencari sembari menunggu google agar datang untuk memasukkan blog ini ke dalam hasil pencariannya. Dengan doa dan dukungan dari kawan-kawan, blog ini berhasil masuk ke halaman pencarian dengan kata kunci mencari blogpreneur sejati. Kejutan demi kejutan terjadi pada blog yang masih ingusan dalam dunia SEO ini. Kadang naik, kadang turun. Pernah menginjakkan kaki di peringkat 5 besar. Namun, pernah juga terlempar dari 100 besar.

Nah, di hari ke 40 ini, alhamdulillah bisa bertahan di posisi 10 besar mencari blogpreneur sejati. Fluktuasi peringkat masih sering terjadi. Meski sangat berat, verdika akan terus berusaha untuk terus belajar dan mencoba mengejar posisi tiga besar yang dari awal dihuni oleh para hero dari adsense-id.

gravatar

Potret Muslim Shalih

Potret minimal muslim yang shalih adalah menahan diri dari kejahatan sebagai shadaqah paling rendah. Tentu pribadi muslim yang shalih ini perlu kita tampilkan potretnya agar jati diri pahlawan bukan sekedar teori. Menurut Anis Matta, ada beberapa hal untuk mencari dan menemukan jati diri blogpreneur muslim shalih.

Pertama, jadilah pemberi kebaikan pada orang lain
Kedua, bertujuan untuk memberikan kontribusi
Ketika, memiliki hati yang lapan dada, sabar, dan penuh cinta sejati yang cukup untuk menampung perbedaan-perbedaan yang ada
Keempat, menghargai keunikan-keunikan orang lain

Mari berlomba menjadi muslim shalih. Tetap semangat dalam mencari blogpreneur sejati!

gravatar

Sabar Dalam Mencari Blogpreneur

Sabar Dalam Mencari Blogpreneur

Bulan ramadhan ini melatih kita untuk sabar. Oleh karena itulah, kita juga harus sabar dalam mencari blogpreneur sejati. Sabar sangatlah penting dalam belajar. Tanpa rasa sabar, kita bisa putus asa jika tujuan sejati kita tak kunjung kita dapatkan.

Selama sebulan ini kita juga berlatih untuk konsisten. Sifat ini juga wajib dalam mencari blogpreneur yang sejati. Sebuah konsistensi dalam mengisi tulisan dan juga mengatur kapan harus mencari dukungan sangatlah diperlukan untuk menjadi blogpreneur. Selama sebulan ini kita dapat berlatih untuk konsisten dalam beribadah. Setiap malam kita berusaha untuk konsisten dalam tadarus dan tarawih. Setiap pagi kita juga konsisten bangun pagi untuk sahur.

Sabar dan konsisten akan melatih kita selama mencari jiwa-jiwa blogpreneur sejati. Namun, tentu bukan hal mudah untuk melatih itu semua. Perlu waktu untuk melatih rasa sabar dan konsistensi diri. Perjalanan untuk mencari dan menemukan blogpreneur sejati masih panjang.

gravatar

Mencari Blogpreneur Sejati Tanpa Lelah

Lelah mencari blogpreneur sejati

Bisakah kita mencari blogpreneur sejati tanpa lelah? Lelah merupakan respon normal dari tubuh apabila kita berlebihan dalam melakukan sesuatu. Agar tubuh kita tidak terkena dampak dari berlebihnya aktivitas, maka tubuh memberi kita sinyal. Sinyal bisa berupa lelah secara jiwa maupun raga.

Badan yang lelah biasanya disebabkan karena menumpuknya sisa-sisa metabolisme seperti asam laktat. Sisa metabolisme tersebut akan menumpuk di dalam otot jika aktivitas kita berlebihan dan tidak diimbangi istirahat yang cukup. Coba kita rasakan jika kita berlebihan dalam mencari link agar kita bisa menaikkan posisi Mencari Blogpreneur Sejati.

Kita akan merasakan rasa lelah pada jari jemari kita. Selain itu, mata kita juga akan merasa lelah. Jari yang pegal linu tersebut bisa disebabkan karena otot-otot jari kita kelelahan karena mengetik kata kunci Mencari Blogpreneur Sejati. Sedangkan mata yang lelah tentu disebabkan karena otot-otot mata kita terlalu lama berakomodasi karena kita keasyikan menatap layar dalam rangka mencari blog dofollow. Saking asyiknya menuangkan keyword Mencari Blogpreneur Sejati di kotak-kotak komentar blogdofollow, kita bisa melupakan mata kita yang mulai lelah.

Bagaimana agar kita bisa mencari blogpreneur sejati tanpa lelah? Lakukan dengan cinta, begitulah lirik mahadewi yang sedikit kontroversional namun juga inspirasional. Jika kita mencari blogpreneur sejati dengan penuh rasa cinta, termasuk cinta kepada diri kita sendiri, kita tidak akan melupakan kebutuhan jiwa dan raga kita. Badan kita juga butuh istirahat yang cukup. Begitu juga batin kita. Jika kita terlalu memaksakan untuk mencari blogpreneur sejati, akan ada perasaan bosan dan lelah dalam batin kita. Mari kita mencari blogpreneur dengan penuh rasa cinta sejati.

gravatar

Kisah Mencari Tas

mencari tas sejati

Kisah mencari tas ini terjadi pada hari sabtu kemarin. Saat itu, saya merencanakan untuk bermain dota pada pagi hari, lalu belajar bersama pada siang hari, dan renang pada sore hari. Pukul 8 pagi saya sudah siap berangkat dengan membawa tas yang berisi perlengkapan renang lengkap. Ketika hendak berangkat, saya tidak sengaja melihat tayangan televisi yang sedang meliput pengepungan seseorang yang diduga gembong teroris di Indonesia. Usaha polisi mencari bos teroris tersebut kini membuahkan hasil dengan ditemukannya rumah yang diduga merupakan tempat persembunyian kawanan teroris. Karena tema blog ini adalah mencari blogpreneur sejati, saya tidak cerita tentang kisah polisi mencari teroris.

Karena terlalu penasaran melihat kisah pencarian teroris sejati tersebut, hingga pukul 08.30 saya malah belum berangkat menuju tempat bermain dota. Saya pun buru-buru berangkat. Pukul 09.00, pertandingan dota pun dimulai. Tiga jam permainan berjalan, saya pun teringat pada agenda kedua yaitu belajar bersama. Saya pun mencari tas karena hendak menuju rumah sahabat sejati. Ternyata, tas saya tidak ada di sekitar tempat saya bermain dota.

Saat itu, saya kalang kabut dalam mencari tas. Saya pun berusaha menenangkan diri, mungkin saja tas saya ketinggalan di rumah. Saya pun langsung menghubungi kakak saya yang berada di rumah untuk memastikan apakah tas saya tertinggal di rumah. Ternyata benar, tas saya ada di rumah. Kisah mencari tas pun sampai di sini. Apa hubungan kisah mencari tas ini dengan jiwa blogpreneur sejati? Ketelitian adalah salah satu kunci sukses dalam mencari blogpreneur sejati dalam diri kita.

gravatar

Mencari Cinta Sejati

cinta sejati

Mencari cinta sejati adalah topik yang melenceng dari tema blogpreneur. Tetapi hal ini tentu tidak melanggar ketentuan kontes. Asalkan tidak membahas kontes lain, pastilah blog ini bisa menjadi peserta sejati alias tidak terkena kartu merah. Topik tentang cinta ini hanyalah selingan agar tidak bosan membicarakan uang dan bisnis.

Setiap orang pasti akan mencari siapa cinta sejati yang tepat baginya, tak terkecuali seorang blogpreneur. Seorang yang berjiwa entrepreneur pun pasti memiliki rasa cinta kasih di dalam lubuk hatinya. Cinta sejati adalah pengisi ruang di dalam rongga hati yang kosong tersebut. Maka, tidak salah jika dewasa ini banyak acara televisi yang membantu mencari cinta sejati.

Jalan setiap orang dalam mencari cinta sejati tentu tidak sama. Ada yang menemukan cinta sejatinya dalam sekejap. Namun, ada juga orang yang perlu bertahun-tahun untuk menemukan soulmatenya. Bahkan, ribuan gunung pun harus dilalui hanya untuk mencari belahan hati tersebut. Kadang kala derita pun menyertai dalam pencarian. Seperti kata patkay, beginilah cinta, deritanya tiada pernah berakhir. Tetapi, sebagai blogpreneur sejati, cinta seharusnya menjadi api yang mengobarkan semangat entrepreneurship.